News Update :

Langkah-langkah Penyusunan PTK

Rabu, 10 Oktober 2012

SISTEMATIKA PROPOSAL PTK
1. JUDUl 
Judul PTK hendaknya dinyatakan dengan akurat dan padat permasalahan serta bentuk tindakan yang dilakukan peneliti sebagai upaya pemecahan masalah. Formulasi judul hendaknya singkat, jelas, dan
sederhana namun secara tersirat telah menampilkan sosok PTK bukan sosok penelitian formal. 

2. LATAR BELAKANG MASALAH 
Dalam latar belakang permasalahan ini hendaknya diuraikan urgensi penanganan permasalahan yang
diajukan itu melalui PTK. Untuk itu, harus ditunjukkkan fakta – fakta yang mendukung, baik yang
berasal dari pengamatan guru selama ini maupun dari kajian pustaka. Dukungan berupa hasil penelitian
–penelitian terdahulu, apabila ada juga akan lebih mengokohkan argumentasi mengenai urgensi serta
signifikansi permasalahan yang akan ditangani melalui PTK yang diusulkan itu. Karakteristik khas PTK
yang berbeda dari penelitian formal hendaknya tercermin dalam uraian di bagian ini. 

3. PERMASALAHAN 
Permasalahan yang diusulkan untuk ditangani melalui PTK itu dijabarkan secara lebih rinci dalam bagian
ini. Masalah hendaknya benar – benar di angkat dari masalah keseharian di sekolah yang memang layak
dan perlu diselesaikan melalui PTK. Sebaliknya permasalahan yang dimaksud seyogyanya bukan
permasalahan yang secara teknis metodologik di luar jangkauan PTK. Uraian permasalahan yang ada
hendaknya didahului oleh identifikasi masalah, yang dilanjutkan dengan analisis masalah serta diikuti
dengan  refleksi awal sehingga gambaran permasalahan yang perlu di tangani itu nampak menjadi
perumusan masalah tersebut. Dalam bagian ini dikunci dengan perumusan masalah tersebut. Dalam
bagian inipun, sosok PTK harus secara konsisten tertampilkan. 

4. CARA PEMECAHAN MASALAH 
Dalam bagian ini dikemukakan cara yang diajukan untuk memecahkan masalah yang dihadapi. Alternatif
pemecahan yang diajukan hendaknya mempunyai landasan konseptual yang mantap yang bertolak dari 
hasil analisis masalah. Disamping itu, juga harus terbayangkan kemungkinan kemanfaatan hasil
pemecahan masalah dalam rangka pembenahan dan/atau peningkatan implementasi program
pembelajaran dan/atau berbagai program sekolah lainnya.Juga harus dicermati artikulasi kemanfaatan 
PTK berbeda dari kemanfaatan penelitian formal.
5. TUJUAN PENELITIAN DAN MANFAAT PENELITIAN 
Tujuan PTK hendaknya dirumuskan secara jelas.paparkan sasaran antara dan akhir tindakan
perbaikan.perumusan tujuan harus konsisten dengan hakekat permasalahan yang dikemukakan dalam
bagian – bagian sebelumnya. Dengan sendirinya,artikulasi tujuan PTK berbeda dari tujuan formal.
Sebagai contoh dapat dikemukakan PTK di bidang IPA yang bertujuan meningkatkan prestasi siswa
dalam mata pelajaran IPA melalaui penerapan strategi PBM yang baru, pemanfaatan lingkungan sebagai
sumber belajar mengajar dan sebagainya. Pengujian dan/atau pengembangan strategi PBM baru bukan
merupakan rumusan tujuan PTK. Selanjutnya ketercapaian tujuan hendaknya dapat diverfikasi secara
obyektif.Syukur apabila juga dapat dikuantifikasikan.
Disamping tujuan PTK, juga perlu diuraikan kemungkinan kemanfaatan penelitian. Dalam hubungan ini,
perlu dipaparkan secara spesifik keuntungan – keuntungan yang dijanjikan, khususnya bagi siswa sebagai
pewaris langsung (direct beneficiaries) hasil PTK, di samping bagi guru pelaksana PTK, bagi rekan –
rekan guru lainnya serta bagi para dosen LPTK sebagai pendidik guru. Berbeda dari konteks penelitian
formal, kemanfaatan bagi pengembangan ilmu. Teknologi dan seni tidak merupakan prioritas dalam
konteks PTK, meskipun kemungkinan kehadirannya tidak ditolak

6. KERANGKA TEORETIK DAN HIPOTESIS TINDAKAN 
Pada bagian ini diuraikan landasan substantive dalam arti teoritik dan/atau metodologik yang
dipergunakan peneliti dalam menentukan alternative, yang akan diimplementasikan. Untuk keperluan itu,
dalam bagian ini diuraikan  kajian baik pengalaman peneliti pelakju PTK sendiri nyang relevan maupun
pelaku – pelaku PTK lain disamping terhadap teori – teori yang lazim termuat dalam berbagai
kepustakaan. Argumentasi logic dan teoretik diperlukan guna menyusun kerangka konseptual. Aras 
 kerangka konseptual yang disusun itu, hipotesis tindakan dirumuskan. 

7. RENCANA PENELITIAN 
a. Setting penelitian dan karakteristik subjek penelitian
Pada bagian ini disebutkan di mana penelitian tersebut dilakukan, di kelas berapa dan bagaimana
karakteristik dari kelas tersebut seperti komposisi siswa pria dan wanita. Latar belakang sosial ekonomi
yang mungkin relevan dengan permasalahan,tingkat kemampuan dan lain sebagainya. Aspek substantive
permasalahan seperti Matematika kelas II SMPLB atau bahasa inggris kelas III SMLB, juga
dikemukakan pada bagian ini.

b. Variabel yang diselidiki
Pada bagian ini ditentukan variabel – variabel penelitian yang dijadikan titik – titik incar untuk menjawab
permasalahan yang dihadapi. Variabel tersebut dapat berupa (1) variabel input yang terkait dengan
siswa, guru, bahan pelajaran, sumber belajar, prosedur evaluasi, lingkungan belajar, dan lain sebagainya;
(2) variabel proses pelanggaran KBM seperti interaksi belajar-mengajar, keterampilan bertanya, guru,
gaya mengajar guru, cara belajar siswa, implementasi berbagai metode mengajar di kelas, dan
sebagainya, dan (3) varaibel output seperti rasa keingintahuan siswa, kemampuan siswa mengaplikasikan
pengetahuan, motivasi siswa, hasil belajar siswa, sikap terhadap pengalaman belajar yang telah digelar
melalui tindakan perbaikan dan sebagainya.

c. Rencana Tindakan
Pada bagian ini digambarkan rencana tindakan untuk meningkatkan pembelajaran, seperti :
1) Perencanaan, yaitu persiapan yang dilakukan sehubungan dengan PTK yang diprakarsai seperti
penetapan entry behavior. Pelancaran tes diagnostic untuk menspesifikasi masalah. Pembuatan scenario
pembelajaran, pengadaan alat – alat dalam rangka implementasi PTK, dan lain – lin yang terkait bdengan
pelaksanaan tindakan perbaikan yang telah ditetapkan sebelumnya. Disamping itu juga diuraikan yang
telah ditetapkan sebelumnya. Disamping itu juga diuraikan alternative – alternative solusi yang akan
dicobakan dalam rangka perbaikan masalah. Format kemitraan antara guru dengan dosen LPTK juga
dikemukakan pada bagian ini.
2) Implementasi Tindakan yaitu deskripsi tindakan yang akan di gelar. Scenario kerja tindakan perbaikan
dan prosedur tindakan yang akan diterapkan.
3) Observasi dan Interpretasi yaitu uraian tentang prosedur perekaman dan penafsiran data mengenai
proses dan produk dari implementasi tindakan perbaikan yang dirancang.
4) Analisis dan Refleksi yaitu uraian tentang prosedur analisis terhadap hasil pemantauan dan refleksi
berkenaan dengan proses dan dampak tindakan perbaikan yang akan digelar, personel yang akan
dilibatkan serta kriteria dan rencana bagi tindakan daur berikutnya.

d. Data dan cara pengumpilannya
Pada bagian ini ditunjukkan dengan jelas jenis data yang akan dikumpulkan yang berkenaan dengan baik
proses maupun dampak tindakan perbaikan yang di gelar, yang akan digunakan sebagai dasar untuk
menilai keberhasilan atau kekurangberhasilan tindakan perbaikan pembelajaran yang dicobakan. Format
data dapat bersifat kualitatif, kuantitatif, atau kombinasi keduanya.
Di samping itu teknik pengumpilan data yang diperlukan juga harus diuraikan dengan jelas seperti melalui
pengamatan partisipatif, pembuatan juranal harian, observasi aktivitas di kelas (termasuk berbagai
kemungkinan format dan alat bantu rekam yang akan digunakan)penggambaran interaksi dalam kelas
(analisis sosiometrik), pengukuran hasil belajar dengan berbagai prosedur asesmen dan
sebagainya.selanjutnya dalam prosedur pengumpulan data PTK ini tidak boleh dilupakan bahwa sebagai
pelaku PTK, Para guru juga harus aktif sebagai pengumoul data, bukan semata – mata sebagai sumber
data.
Akhirnya semu teknologi pengumpulan data yang digunakan harus mendapat penilaian kelaikan yang
cermat dalam konteks  PTK yang khas itu. Sebab meskipun mungkin saja memang menjanjikan mutu
rekaman yang jauh lebih baik. Penggunaan teknologi perekaman data yang canggih dapat saja terganjal
keras pada tahap tayang ulang dalam rangka analisis dan interpretasi data.

e. Indikator kinerja
Pada bagaian ini tolak ukur keberhasilan tindakan perbaikan ditetapkan secara eksplisit sehingga
memudahkan verifikasinya untuk tindak perbaikan melalui PTK yang bertujuan mengurangi kesalahan
konsep siswa misalnya perlu ditetapkan kriteria keberhasilan dalam bentuk pengurangan (njumlah jenis
dan atau tingkat kegawatan)miskonsepsi yang tertampilkan yang patut diduga sebagai dampak dari
implementasi tindakan perbaikan yang dimaksud.

f. Tim peneliti dan tugasnya
Pada bagian ini hendaknya dicantumakan nama – nama anggota tim peneliti dan uraian tugas peran setiap
anggota tim peneliti serta jam kerja yang dialokasikan setiap minggu untuk kegiatan penelitian.

8. JADWAL PENELITIAN 
Jadwal kegiatan penelitian disusun dalam matriks yang menggambarkan urutan kegiatan dari awal sampai
akhir.

9. RENCANA ANGGARAN 
1. Komponen – komponen pembiayaan
Rencana anggaran meliputi kebutuhan dukungan financial untuk tahap persiapan pelaksanan penelitian,
dan pelaporan.
Secara lebih rinci, pembiayaan yang termasuk dalam setiap bidang adalah sebagai berikut :
a. Persiapan
Kegiatan persiapan antara lain meliputi pertemuan anggota tim peneliti untuk menetapkan jadwal
penelitian dan pembagian kerja, menyusun instrument penelitian, menetapkan format pengumpulan data,
menetapkan teknik analisis data, dan sebagainya.
b. Kegiatan operasional di lapangan
Dalam kegiatan operasional dapat tercakup antara lain pelancaran tes diagnostic dan analisis hasilnya,
gladi resik implementasi tindakan, perbaikan, pelaksanaan tindakan perbaikan, observasi dan interpretasi
pelaksanaan tindakan perbaikan, pertemuan refleksi, perencanaan tindakan ulang, dan sebagainya.
c. Penyusunan Laporan Hasil PTK
Pembiayaan yang termasuk dalam bagian ini adalah penyusunan konsep laporan, review konsep laporan,
penyusunan konsep laporan akhir. Seminar local hasil penelitian, seminar nasional hasil penelitian, dan
sebagainya. Juga termasuk dalam pembiayaan adalah penggandaan dan pengiriman laporan hasil PTK,
serta pembuatan artikel hasil PTK dalm bahasa Indonesia dan bahasa Inggris
2. Cara Merinci Kegiatan dan Pembiayaan
Biaya penelitian harus dirinci berdasarkan kegiatan operasional yang dijabarkan dari metodologi yang
dikemukakan. Agar dapat dihitung biayanya, kegiatan operasional itu harus jelas namanya, tempatnya,
lamanya, jumlah pesertanya. Sarana yang diperlukan dan output yang diharapkan.
1) Beberapa patokan pembiayaan satuan kegiatan penelitian
a. Honorarium 
1)      Ketua Peneliti 
2)      Anggota tim peneliti 
3)      Tenaga Administrasi
Besarnya honorarium tergantung pada sumber pandanaan 
b.      Bahan dan Peralatan penelitian 
1)      Bahan habis pakai 
2)      Alat habis 
3)      Sewa alat 
c.       Perjalanan 
1)      Biaya perjalanan sesuai dengan ketentuan 
2)      Transportasi local sesuai harga setempat 
3)      Lumpsum termasuk konsumsi sesuai dengan ketentuan 
4)      Monitoring dari PGSM minimal untuk satu orang, satu kali, selama dua hari 
5)      Konsultasi ketua tim peneliti ke PGSM selama dua hari 
d.      Laporan Penelitian 
1)      Penggandaan 
2)      Penyusuinan artikel berbahasa Indonesia dan inggris 
3)      Pengiriman 
e.       Seminar  
1) Seminar lokal, konsumsi sesuai harga setempat, biaya penyelenggaraan sesuai dengan harga setempat
2) Seminar nasionala minimal untuk dua orang (satu dosen LPTK dan satu guru pelaku PTK) 

D.    Daftar Pustaka
Daftar pustaka disusun menurut urutan abjad pengarang . hendaknya pustaka benar – benar relevan dan
sungguh – sungguh dipergunakan dalam penelitian.

LAMPIRAN DAN LAIN – LAIN
Bagian lampiran dapat berisi curriculum vitae ketua dan para anggota tim inti. Curriculum vitae tersebut
memuat identitas ketua anggota tim peneliti, riwayat pendidikan, pelatihan di bidang penelitian yang telah
pernah diikuti, baik sebagai penatar/pelatih maupun sebagai peserta, dan pengalaman dalam penelitian
termasuk di PTK.
Hal – hal lain yang dapat memperjelas karakteristik kancah PTK yang diusulkan dapat disertakan dalam
usulan penelitian ini.
Masukkan Email Anda Untuk :
Share this Article on :
 
© Copyright Vionetpalu.com 2014 | My Blog Blog Pendidikan | Powered by Blogger.com.